Hidup tanpa dirimu
Umpama hidup tanpa sebuah pengertian
Saat demi saat ternanti-nanti dirimu di lubuk penantian
Meski hidupku penuh dengan kekecewaan
Masih tersimpan dalam hati sebuah perasaan sayang
Andai tidak sempat ku menghantar kasih
Andai bibir terhenti bicara
Percayalah hati tetap mengadu kasih rindu
Pada dirimu
Jika sakitnya hatiku ini,tidak bisa diubati
Maka,tuhan engkau sahajalah
Yang menemaninya di sisi
Tidak aku mahu dia terseksa seorang diri
Kerna pedih sudah aku rasa di hati.
Tuhan,jika ini kisahku
Kau teruskanlah dengan sebuah nota kebahagian yang beku.
No comments:
Post a Comment